Friday, May 24, 2013

Membantu Penyembuhan kanker Ginjal



Biasanya Kanker Ginjal tidak menunjukkan gejala hingga penyakit itu menyebar ke organ lain. Kanker jenis ini juga sering kali ditemukan sudah berada pada tahap sulit untuk disembuhkan.
Teknik kemoterapi terbaru memang menunjukkan harapan besar dalam memperpanjang usia pasien pengidap kanker stadium lanjut. Namun, terapi ini juga bisa sangat merugikan mengingat efek racun yang ditimbulkannya.
Dalam temuan terbaru mengenai kanker ginjal, ahli University of California Davis, Amerika Serikat, berhasil mengidentifikasi suatu cara menghambat mekanisme pemulihan sendiri oleh gen pada sel-sel kanker. Hal ini diharapkan memperbesar keberhasilan kemoterapi kanker ginjal dan menjadikannya lebih efektif dan lebih dapat ditoleransi.
"Sel kanker sangat terkenal akan kemampuan mereka untuk secara cepat menciptakan salinan diri mereka. Meski pengobatan termutakhir berhasil memperlambat proses itu, pengobatan tersebut tidak cenderung menyembuhkan dan mungkin memiliki efek samping," kata pemimpin penelitian itu, Robert Weiss, yang memublikasikan temuannya dalam jurnal Cancer Biology and Therapy, edisi Desember.
"Kami ingin menemukan cara membuat kemoterapi seefektif mungkin dengan dosis paling rendah," ujarnya. Pengobatan terbaru bekerja dengan cara merusak kestabilan sel kanker di tingkat DNA, yang mengurangi kemampuannya untuk menggandakan diri. Para peneliti, yang mengetahui bahwa gen p21 memiliki peran penting dalam memulihkan DNA sel kanker dan berpotensi memangkas manfaat bagi pengobatan itu, berusaha mengidentifikasi susunan yang dapat mengganggu jalur tersebut. T
im itu menguji ribuan zat dan 12 diantaranya ditemukan dapat mengikat protein rekombinan p21. Uji coba tambahan menunjukkan tiga bahan itu mampu menurunkan ekspresi p21, dan menghalangi kemampuan sel kanker ginjal untuk memperbaiki diri dan membuatnya lebih responsif terhadap pengobatan yang merusak DNA.
Untuk kajian masa depan, tim peneliti tersebut akan memusatkan perhatian pada tiga calon zat guna memastikan konsentrasi paling rendah yang mungkin membuatnya tetap efektif dan guna lebih mengoptimalkan kandungan antikankernya. Riset kemudian akan menguji bahan itu dengan pengobatan standar dalam contoh hewan sebelum akhirnya diujicobakan pada manusia. Kompas.com/Washington DC. USA

 
XAMTHONE PLUS Membantu Menyembuhkan Pasien Campak.

Jus Kulit Manggis Obat Herbal Penyakit kanker Ginjal adalah sebuah produk kesehatan generasi terkini yang merupakan hasil karya anak bangsa Indonesia, yang dibuat dari misal ekstrak kulit manggis, dengan kombinasi bahan-bahan alami lainnya yang menjadikan Xamthone sangat aman untuk diminum. Xamthone Plus Obat Herbal Penyakit kanker Ginjal ini juga sudah melewati banyak jenis proses pengamatan ilmiah selama tahunan. Proses pembuatan dilakukan dengan cara teknologi canggih yang mengikutsertakan oleh banyak ahli di bidangnya, sehingga menjamin mutu serta konsistensi produk. Inilah produk kesehatan kebanggaan Indonesia yang telah menjadi fenomena di tanah air maupun sampai ke seluruh dunia.




Survey telah membuktikan bahwa kandungan senyawa xanthone yang terdapat pada kulit buah manggis memiliki super antioksidan melebihi jenis buah lainnya. Super antioksidan ini berfungsi sebagai penangkal radikal bebas yang terdapat dalam tubuh kita. Selain itu xanthone juga berperan sebagai anti-penuaan, anti-virus. Zat xanthone juga berperan untuk mengembalikan dan menetralisir fungsi organ tubuh yang mengalami gangguan seperti halnya pada penyakit kanker Ginjal ini . Jus Kulit Manggis Obat Tradisional Penyakit kanker Ginjal sangat aman diminum rutin setiap harinya dan bisa saja dijadikan minuman kesehatan keluarga kita. Ini Pasti sangat bermanfaat, dan untuk pemesanan Xamthone plus silahkan klik DISINI!!

0 komentar:

Post a Comment